Cara mengadaptasi bisnis kecil

How-to-adapt-your-small-business_banner

Sudah siap? Di artikel ini, kamu akan membahas bagaimana cara menyesuaikan bisnis kecilmu dalam pasar yang selalu berubah karena digitalisasi dan cara membuat bermacam penawaran.

Apa itu adaptasi?

Sumber gambar: Foto dari Tim Mossholder di Pexel

Beradaptasi, dari definisinya, adalah kualitas untuk bisa menyesuaikan dengan keadaan baru dan kapasitas baru untuk dimodifikasi sesuai dengan tujuan baru. Hampir 10 tahun lalu Harvard Business Review menyebut adaptasi ‘keuntungan kompetitif baru’ dan jini, dengan lanskap bisnis yang dengan cepat berubah (dan juga mengerikan) di bawah kaki, beradaptasi semakin krusial untuk bisnis kecil.

Mengadopsi sebuah pola pikir bisnis yang beradaptasi

Sumber gambar: Foto oleh Startup Stock di Pixel

Saat perusahaan yang lebih besar, mentereng, bisa memprediksi ke depan dan melihat halangan dan rintangan, bisnis—yang cepat karena didesain seperti itu—seringkali menempatkan diri untuk mencari kesempatan untuk berkembang dan tumbuh. Sama seperti banyak hal lainnya, bagaimana seorang pemilik bisnis merespon perubahan datang dari sikap mereka. Beberapa karakteristik dari pola pikir beradaptasi termasuk di antaranya:

Tidak kaku

Pemimpin bisnis yang maju akan mengganti model, proses, dan strategi bisnis mereka untuk mencapai kebutuhan dan tren yang muncul. Ditambah lagi, brand sukses akan menyambut struktur pekerja yang lebih cair (otonomi staff, birokrasi memudahkan) dan perangkat lunak alur pekerjaan (seperti Slack dan Trello).

Ingin tahu

Socrates mengetahui sesuai ketika ia berkata, “Pengetahuan sejati hadir ketika kamu tahu bahwa kami tidak mengetahui apapun.” Seorang pemilik bisnis adaptif akan sangat ingin tahu, selalu ingin mempelajari hal baru dan berusaha memperluas dan menguatkan keahlian mereka.

Penyelesaian masalah

Pemilik bisnis yang fleksibel tidak tahu arti dari ‘tidak bisa’. Saat menghadapi tantangan, mereka optimis dan fokus pada solusi, selalu siap untuk berpikir dari berbagai sisi dan ingin menyelesaikan masalah atau tantangan dari manapun.

Ketika dirinya berada di dalam hal yang belum terbayangkan atau situasi yang tidak menentu, pemilik bisnis yang mudah beradaptasi akan bertanya pada diri sendiri: bagaimana saya tetap terhubung dengan pelanggan dan nilai apa yang bisa aku tawarkan untuk mereka?

10 langkah mengadaptasi bisnis kecil

Sumber gambar Pexel

1. Perbanyak sumber pendapatan

Bisnis yang kuat akan memiliki lebih dari satu cara meraup pendapatan dan, idealnya, sumber pemasukan yang membutuhkan sedikit bahkan tanpa harus dipelihara. Jenis pemasukan ini (dikenal dengan ‘pemasukan pasif’) bisa dihasilkan melalui royalti, pemasaran afiliasi, ruang iklan, dan member langganan. Jika kamu memiliki kemampuan untuk membagikan dan mengembangkannya, produk seperti e-book dan e-kursus bisa membawa pemasukan bahkan ketika kamu tidur (dan bukankah itu mimpinya).

Jika kamu memiliki bisnis roti dan kue, template White Strawberry Pies Cookbook Ebook Cover dan Colorful Dotted Dessert Recipe Book Cover ini bisa menjadi dasar dari sebuah e-book yang menguntungkan.

2. Siarkan event secara langsung

Jangan batasi jangkauan pada waktu dan tempat. Ada banyak platform siaran langsung (seperti YouTube Live Event, TikTok, Instagram Live, dan Facebook Live) ini memungkinkan setiap orang dan semua orang untuk mengakses event, seminar, workshop, kelas fitness, bincang-bincang, konser, konferensi… apapun yang kamu acara yang kamu gelar. Pastikan juga untuk merekamnya sehingga memungkinkan mereka yang tidak sempat menonton bisa menontonnya lagi.

Undang komunitasmu ke streaming Live Instagram dengan template Black Photo Motivational Fitness Poll Interactive Instagram Story dan Blue Classes Workshop Announcement New Story ini.

3. Sapa klien lewat panggilan video

Terima kasih atas layanan konferensi seperti Zoom, Google Hangout, dan Skype bertatap muka tidak perlu berada dalam satu ruangan. Apakah kamu seorang ahli kesehatan, konselor, pelatih personal, pelatih bisnis, atau guru musik, pertemuan dengan klien melalui video bisa membuat hal menjadi lebih mudah dan efisien untuk kamu dan juga pelanggan. Hal yang sama juga bisa dilakukan dengan kolega atau tim, jika kamu memilikinya.

Adakan pertemuan Zoom dalam ‘kantor’ yang sangat keren dengan template Professional Bright Office Zoom Virtual Background dan Office Space Photo Zoom Virtual Background ini.

4. Perkenalkan atau tawarkan pesanan bawa pulang

Untuk merek makanan dan minuman, khususnya, akan sangat baik untuk mencoba pilihan ‘bawa pulang’ untuk pelanggan mereka. Perlengkapannya bisa dikemas di dalam rantang atau keranjang piknik, atau dibentuk menjadi sebuah produk DIY dan kotak resep. Makanan siap saji bisa dihangatkan dan disajikan di rumah, sekantong biji kopi bisa dilengkapi dengan sebuah video tutorial cara menyeduh kopi berkualitas seperti barista di rumah.. Ini adalah sebuah area untuk menjadi kreatif.

Pastikan perangkat ‘bawa pulang’ memiliki brand atau merek yang sudah disesuaikan seperti menggunakan template Peach Illustrated Tomato Product Label dan Simple Maroon Kitchen Label ini.

5. Layanan antar produk

Aplikasi seperti UberEats memungkinkan restoran, bar, dan kafe mendistribusikan produk mereka untuk jangkauan yang jauh dan luas, tapi bisnis lama—seperti penata rambut (bayangkan peralatan warna yang disesuaikan), toko buku, brand otomotif, dan salon kecantikan (pikirkan produk spa di rumah) memiliki layanan antar produk. Jika hasilnya tidak relatif kecil, coba ajak pemilik bisnis lainnya untuk bekerja sama dan berbagi jasa layanan antar.

Biarkan pelanggan tahu produkmu bisa hadir ke rumah dengan menyesuaikan template Brown Minimal Photo Coffee Flyer dan Gold and White Cafe Delivery Flyer ini.

6. Kembangkan ke dalam e-commerce

Apapun yang kamu hadapi, orang-orang akan bisa menemukan, mempelajari, dan membelinya secara online. Jika bisnismu tidak memiliki situs, buatlah. Jika websitemu tidak memungkinkan jual beli, maka mungkinkan. Dan walaupun kini terdengar berlebihan, mengembangkan bisnis dengan platform pemasaran web seperti Shopify atau sebuah online marketplace seperti Etsy.

Set toko online dengan gaya lewat template seperti Fixie Hipster Etsy Banner and Blue and White Photo Wide Etsy Shop Cover ini.

7. Otomatisasi semua hal

Otomatisasi memungkinkanmu untuk menyelesaikan lebih banyak pekerjaan dengan sedikit sumberdaya (halo peningkatan hasil, berkembangnya efisiensi, dan biaya lebih murah). Ketika mempertimbangkan area mana dalam bisnis yang menjadi target, lihat ke hal yang paling sulit dan memakan waktu dan jelajahi teknologi yang ada untuk menyelesaikannya. Area yang bisa diotomatisasi termasuk di antaranya proses sales, penjadwalan karyawan, booking pertemuan, inventori, tagihan, pengiriman, pelayanan pelanggan, dan digital marketing.

Undang pengikutmu untuk bergabung ke dalam milis dengan menyesuaikan template Orange and Black Bold Food Mailing List Social Media Graphic atau Gray Chic Salon Mailing List Social Media Graphic ini – dan jangan lupa untuk membuat otomatisasi email sambutan.

8. Buat keputusan pemasaran yang cerdas

Bisnis yang mudah beradaptasi membutuhkan strategi pemasaran yang bisa berubah cepat layaknya gerakan penari. Perhatikan tren dan isu yang memberikan dampak para target pasar dan respon (cepat) dengan konten relevan. Pamerkan konten ini di tempat di mana pelanggan menghabiskan waktu mereka (tips 83% konten video ditonton di YouTube) dan bersiap untuk berpindah ke berbagai macam platform.

Pastikan konten video memiliki sebuah hal menarik orang untuk memencet tombol dengan menggunakan template Pink and Blue Nostalgia Artists and Illustrators Youtube Thumbnail dan Pink Brushstroke Fashion Influencer Youtube Thumbnail Set ini.

9. Selalu berikan pelanggan berita terkini

Ingin membuat pelanggan dasar yang akan selalu mendukung bisnismu dengan loyal kapan pun? Komunikasi adalah kuncinya. Jika kamu membuat perubahan, pastikan klien dan pelanggan mengetahuinya. Tanya banyak orang bagaimana cara terbaik untuk berhubungan dan berinteraksi dengan perusahaanmu dan buat mereka mudah membelinya darimu. Jika kamu tidak melakukan itu sekaran, pasang beragam perubahan sesering mungkin di kanal sosial yang dimiliki. Dan kini adalah saat yang tepat untuk meluncurkan e-newsletter.

Template White and Blue with Grayscale Photos Email Newsletter dan Cream and Salmon Pink Minimal Modern Company Newsletter akan membantu membuat pelanggan mendapatkan berita terkini.

10. Optimalkan kehadiran online

Di era dan zaman (digital) seperti sekarang jika bisnis tidak hadir secara solid secara online, maka bisnis tersebut tidak eksis. Cek apakah bisnismu sudah melakukan optimasi mesin pencarian (Google memiliki sebuah panduan awal Search Engine Optimization (SEO) di mana kamu bisa memulai) dan pastikan bahwa website milikmu menarik dan sederhana baik itu di tampilan desktop maupun, lebih penting lagi, perangkat mobile.

Website membutuhkan sebuah perubahan cepat? Cobalah template Orange and Yellow Modern Restaurant Website and Grey Home Furniture and Decor Online Store Website berikut.

Bisnis tidak pernah diam, walaupun sedang ada di waktu terbaik. Di saat terburuk, akan sangat membantu untuk tetap positif dan mengingat kutipan di buku Glennon Melton, Carry On, Warrior: Thoughts on Life Unarmed, di mana ia menggambarkan sebuah ‘krisis’ adalah sebuah hadiah. “Seperti diingatkan Kathleen Norris, arti awal bahasa Yunani dari kata krisis adalah ‘untuk mengayak’, atau, memisahkan hal lain dan menyisakan hal penting,” Glennon menulis. “Itu yang dilakukan krisis. Mereka menggoyang banyak hal sampai mereka dipaksa untuk bertahan akan apa yang paling penting. Sisanya akan jatuh.

Perubahan bisa berarti apa yang kita butuhkan untuk kembali ke inti dari bisnis kecil, mengkalibrasi ulang, dan menjadi lebih kuat.

Artikel terkait

Lihat semua

Group 3 (3) (1)

Wujudkan ide Anda dalam hitungan menit.

Ekspresikan diri Anda dengan program desain termudah di dunia.