50 Sampul Buku yang Menakjubkan Ini Akan Menginspirasi Anda – dan Mengajari Anda Bagaimana Cara Mendesain Sampul Anda Sendiri

desain-sampul-buku-Thumbnail

Mereka bilang, jangan menghakimi buku dari sampulnya.

Mungkin pemikiran saya dangkal, tapi saya menghakimi buku dari sampulnya. Dan saya rasa, saya tidak melakukannya sendiri.

Desain sampul buku adalah bagian penting dari usaha pemasaran Anda. Anda bisa menyatukan kata-kata paling bermakna, paling puitis, dari seluruh kamus manusia, tapi jika sampul buku Anda terilhat seperti hasil Photoshop level amatir, orang tidak akan tertarik untuk mengambil buku Anda.

Sudah diketahui bahwa saya orang yang dangkal, jadi bukanlah sebuah kejutan jika saya merasa malu ketika secara tidak sengaja mengambil buku yang jelek. Satu alasannya adalah stigma dari mengambil buku dengan sampul yang jelek di toko buku, sebagaimana saya dihakimi oleh pengunjung toko buku yang lain karena telah mengambil buku yang ganjil.

Namun saya juga malu kepada si penulis yang telah memilih representasi yang menyedihkan untuk buku yang mungkin saja menakjubkan.

Alasan yang lain adalah kejamnya browser online. Tiga buku yang terjual adalah eBook. Dimana tidak ada rasa malu yang muncul dengan mengklik sampul buku yang jelek secara online, tidak ada juga alasan kenapa orang harus melakukan itu. Dengan begitu banyak informasi yang berlomba meminta perhatian kita, sebagai browser kita menggunakan petunjuk visual untuk terpancing dengan produk inferior. Jika Anda tidak mengemas buku Anda dengan baik, bersiaplah dengan resiko tenggelam dalam kompetisi.

Desain sangat penting karena dua alasan: Itu yang akan menjadi daya tarik orang untuk mengambil buku Anda di toko buku atau mengklik thumbnail di online browsing.

Desain juga membantu Anda menceritakan kisah Anda.

Desain sampul buku yang sukses adalah yang berhasil membawa nuansa buku Anda, yang membisikkan petunjuk tanpa membocorkan, dan membuat pembaca terpancing untuk membuka dan membaca buku.

Mari kita lihat dan pelajari dari 50 sampul buku menakjubkan ini.

1. Menggunakan ruang putih untuk menciptakan fokus

Sebuah sampul yang klasik dan menakjubkan yang didesain oleh Emily Mahon dengan ilustrasi dari Ray Morimura. Perhatikan bagaimana ruang putih digunakan untuk menarik perhatian kepada judul, The Wealth of Nations.

Sampul oleh Helen Yentus, desainer meletakkan kotak putih ke mimik untuk tampilan yang bersih dari lampu rumah sakit. Secara strategis juga menganonimkan dokter pada sampul agar memberikan kesan universal.

Catatan: Ruang putih bukan berarti seluruh sampul menjadi minimal. Ini dapat digunakan sebagai alat pengarah fokus para pembaca.

2. Menggunakan fotografi untuk sentuhan profesional

Sebuah hasil jepretan dari tumbuhan hidup dengan metode tradisional yang bagus. Termasuk didalamnnya sebuah delima manis, yang telah dibuka, desainer Jason Ramirez menggunakan penggambaran figuratif untuk membentuk sampul buku yang menarik untuk sebuah kisah tentang kepopuleran awal dari penulis Kolombia,  Gabriel Garcia Marquez.

Menggunakan dua gambar pohon hidup dengan fase kehidupan yang berbeda, Vibeke Illevold menceritakan sebuah kisah tentang perubahan indikatif dari buku dengan tema puisi.

3. Pilih nuansanya sebelum Anda mulai mendesain

Tokyo on Foot menggunakan desain warna-warni, bernuansa kartu untuk mengekspresikan ide yang kaya. Browser sudah tahu bagaimana mengekspektasikan ilustrasi buatan tangan pada memoir grafis ini.

Mahkota + darah sama dengan intrik dari pengelompokkan tinggat tinggi. Sampul ini tidak terlalu detail, namun memberikan ide bahwa Anda siap untuk permainan kekuasaan, ketegangan, dan kesetiaan.

Sampul ini telah dengan jelas menyampaikan bahwa buku ini tentang gangguan obsesif kompulsif. Ada sesuatu yang memuaskan dari penggunaan warna yang berhati-hati dan jajaran baris yang hampir sempurna.

Catatan: Nuansa dari sampul harus cocok dengan nuansa buku Anda. Jangan khianati pembaca dengan menampilkan desain sampul yang humoris dengan konten yang kelabu. Ini akan membuat pembaca tidak mempercayai Anda.

4. Jadilah yang menonjol dengan sampul buku 3D

Gambar sampul Portugis yang dibuat ulang oleh Carlo Giovani untuk Journey to the Center of the Earth dari Jules Verne, dengan cermat menampilkan beberapa lapisan dari bumi.

Studio ilustrasi Italia, Bombaland, merubah sampul buku Tresure Island dengan penggunaan lapis yang fantastis untuk menciptakan pergerakan.

The Flame Alpahbet juga menggunakan kertas potongan estetis untuk menambahkan kedalaman dan ketertarikan.

Sampul buku ini hanya sebuah foto dari gambaran hasil tangan pada kertas loose leaf. Perspektif dan posisi dari gambar dan teks membuat sampul ini terkesan muncul pada layar.

Catatan: Anda tidak harus melulu datar dengan sampul Anda. Menambahkan dimensi dapat membuat peruban yang segar.

5. Bawa cerita narasi Anda kedalam desain sampul

Lihatlah sampul dari buku ini, pembaca akan dengan cepat terkoneksi dengan dunia warna-warni yang menarik dari Ha, seorang imigran Vietnam. Sampul ini membuat Anda penasaran dengan dunia macam apa yang ia tinggali.

Sampul dari buku ini menampilan antagonis yang perlahan-lahan tenggelam, yang mengindikasikan bagaimana ia berjuang untuk menemukan hidup.

Sampul yang secara brilian di-imajinasikan kembali oleh Tom Lenartowicz, memberikan banyak firasat yang sarat. Ujung atas dari huruf A membentuk sirip hiu, dan penggunaan gradien warna biru ke abu-abu dengan sempurna menyimbolkan kedalaman air.

Catatan: Kisah Anda dimulai sejak pembaca mengambil buku Anda dan melihat sampulnya. Penelitian menyimpulkan bahwa hanya dibutuhkan delapan detik untuk meyakinkan pembaca untuk membeli buku Anda. Gunakan dengan baik waktu ini!

6. Desain harus masuk akal meskipun sebagai thumbnail
Kesederhanaan dari sampul ini membuatnya sempurna sebagai kandidat untuk thumbnail. Desainnya kering dan mudah untuk dimengerti bahkan dalam bentuk setengah ukuran.

Meski pun tipografinya sulit untuk dibaca dengan ukuran kecil, Dept. of Speculation membuatnya menjadi thumbnail uang bagus karena teka-teki yang merangsang kita, manusia untuk diselesaikan. Ini membuat pembaca ingin mengklik dan melihat apa yang dikatakan oleh teka-teki tersebut.

Meski pun Anda tidak familiar dengan kisah drakula, ada sesuatu yang menarik tentang gambar leher wanita. Ini bacaan yang bagus sebagai thumbnail, dan teksnya diposisikan dengan baik.

Sampul ini benar-benar cocok sebagai thumbnail karena menonjol dengan penggunaan yang cerdas dari buku yang mennggambarkan gigi.

Catatan: Dengan berkembangnya eBook dipasaran, membentuk sampul yang juga cocok sebagai thumbnail adalah hal yang sangat penting. Tes desain Anda dalam berbagai ukuran untuk melihat apakah sampul Anda masuk akal ketika dicari secara online pada browser.

7. Berbicaralah dengan perasaan pembaca Anda

Pada sampul ini terlihat gambar putus-putus dari domba dan srigala yang sedang membuka mulut menampilkan gigi-gigi tajamnya, seolah siap untuk menyerang. Srigala membangkitkan ketakutan, namun domba tidak panik justru meningkatkan kepanikan pembaca.

Ide dari kotak makanan kosong itu menakutkan (setidaknya untuk saya). Sampul The End of Food menarik perhatian pembaca dengan menghadirkan gambar yang tidak terduga dari kemasan styrofoam tanpa makanan.

Aptly menggunakan cahaya dibalik tipografi, desainer dari How the Light Gets In menangkap inspirasi perasaan dan pencerahan spiritual.

Menyihir ide dari tes Rorschach Inkblot, sampul ini menyinggung kepada pembunuh dan permainan pikiran untuk mengikuti buku ikonik ini. Cipratan darah membuatnya mengerikan dan mencengkeram.

Catatan: Tidak ada yang lebih menguasai pembaca untuk membeli buku Anda selain perasaan. Gunakan respon perasaan yang mendalam untuk membangun koneksi dengan karakter atau topik buku Anda.

8. Ekspresikan warna cerita Anda

Jika Euphoria memiliki warna, mungkin tampilannya seperti sampul buku ini. Kadang sampul paling warna-warni menang karena menuntut perhatian browser.

Contoh sampul lain yang menggunakan banyak warna tanpa mengorbankan kedewasaan adalah The Sky Is Everywhere. Disini, rintikan hujan datang dalam berbagai warna, dan ada sensasi pergerakan, namun warna-warna yang ada tidak mengaburkan judul.

Catatan: Warna menyampaikan nuansa. Tidak perlu menarik perhatian dengan warna jika tidak cocok dengan nuansa buku Anda. Gunakan sebuah kisah warna yang menggambarkan kisah yang Anda sampaikan dengan kata-kata.

9. Namun tetap gunakan warna dengan sederhana

Warna hijau dari sampul buku ini mereferensikan kepada kisah fiksi Emerald City. Disamping itu, mata singa yang ketakutan juga tak kalah memukau.

Hanya menggunakan warna merah muda dan cokelat, desainer membuat kisah warna yang menarik untuk meniru 105 cara George Washington Carver untuk menyiapkan kacang untuk konsumsi manusia.

Desainer Jennifer Merritt tetap menggunakan warna sederhana namun seragam di seri H.G. Wells ini dengan skema warna yang komplementer.

Catatan: Saya suka banyak sekali warna, tapi tidak semua buku membutuhkan pelangi. Faktanya, beberapa buku harusnya hanya menggunakan dua atau tiga warna. Jika buku Anda cocok dengan lebih sedikit warna, tetaplah gunakan sedikit warna.

10. Membuat tipografi menjadi bintang

Sampul ini adalah penggambaran ulang klasik yang cantik dari Paulo Coelho. Penempatan teks yang acak menstimulasi posisi domba yang dimana-mana di ladang.

Menggunakan teks yang tembus pandang, sampul dari An Object of Beauty secara langsung memberikan sekilas pandang para tampilan seni New York.

Tipe kurus dengan perspektif yang menarik kepada poin utama dari sampul yang membuatnya menjadi begitu berbeda. Perhatikan bahwa desainer tidak takut untuk mengambil keseluruhan ruang di sampul dengan teks.

Kecantikan dalam kekangannya sendiri, Breathing Room menampilkan teks yang digarisbawahi dan memakan banyak ruang.

Kolaborasi antara Rodrigo Corral dan Tyler Comrie, ini adalah sesuatu yang langka karena bagian depan dan belakang sampul telah didesain tanpa pengecualian. Penjajaran yang ketat melawan kemistisan juga cocok dengan nuansa menakutkan dari buku.

Desainer Chris Welch dengan cerdas mengkapitalisasi ide tituler dari tipe kering warna itu sendiri.

Kadang tipe paling sederhana membuat efek yang besar. Pada sampul ini, O mendapatkan tugas ganda sebagai tipe fungsi di nama penulis dan judul buku dan elemen desain yang mereferensikan gelembung dari minuman (dan mungkin cegukan juga).

Menggunakan bulatan dan buntut huruf R, desainer Sara Comer, pencipta kerudung dan jubah dari Gadis Kecil Berkerudung Merah.

Sebuah twist yang seru pada teks, tipe ini bergaya untuk meniru simpul tali. Sampul menampilkan karakter dan properti dari novel yang saling berhubungan satu sama lain. Teksnya juga menyambung sampai ke belakang.

Catatan: Tipografi sering diremehkan, namun dengan menggunakan font yang tepat, Anda bisa menambahkan kejelasan dan kesan yang dalam pada sampul Anda. Silahkan cek situs seperti DaFont atau Font Squirrel untuk menemukan font yang cocok.

11. Gunakan perumpamaan untuk memantik imajinasi

Desain sampul untuk Tampa menyinggung tentang seks, dan itu hal yang Anda dapatkan sejak kalimat pertama. Ini mengganggu dan psikopat, dan sampul ini jelas-jelas adalah petunjuk pertama Anda. Siapa yang menyangka lubang kancing bisa terlihat sevulgar ini?

Lubang kancing yang lain, yang ini sudah pasti tidak terlalu kotor, sampul buku Isaac Style yang anggun. Anda bisa mengira dari awal bahwa buku ini tentang mode.

Catatan: Berkomitmenlah untuk tetap sesederhana mungkin. Jika Anda bisa menonjolkan perasaan Anda dan kisah tanpa elemen tambahan, tetaplah seperti itu.

12. Bentuk titik utama

Mendaki Kilimanjaro dalah subjek dari Making the Climb, dan buku ini memiliki fitur jejak kaki berlumpur. Titik utama dari buku ini adalah mendaki gunung, dan sampulnya telah memberikan ide yang jelas.

Catatan: Selalu temukan satu komponen pada cerita Anda untuk menjadi fokus visual dengan sampul buku.

13. Anda tidak harus selalu berharfiah

1984 adalah sebuah klasik, sampul yang halus ini mengindikasikan kecurigaan dan kerahasiaan. Ini juga mereferensikan ide bahwa kakak laki-laki yang paling besar selalu mengawasi.

Menggunakan kata-kata untuk menciptakan setengah bagian dari gambar, sampul buku ini memberikan sugesti bahwa karakternya sebagian nyata dan sebagiannya lagi imajinasi.

Desainer Sebastian Andreas menciptakan titik utama dengan tinju yang dibelenggu, membangkitkan kemarahan. Anda dapat melihatnya dari sampul yang memberikan kesan kemarahan dan ketidak-adilan yang menjadi konten buku.

Catatan: Tambahkan petunjuk untuk membuat penasaran.

14. Membuat atmosfir yang menarik

Gambar yang menakutkan menarik bagi para pembaca. Dengan gambar sampul ini, Brief History of the Dead telah sukses menarik perhatian pembaca untuk setidaknya membaca tentang apakah buku ini.

Tidak semua firasat harus tentang kematian dan kesedihan. Terkadang, kartu rapport bisa memancing perasaan takut, cemas dan gelisah. Sampul dari Evan Munday dan Jon Paul Fiorentino dan mengindikasikan kejujuran dan simpati.

Catatan: Apa yang ditakuti pembaca Anda? Gunakan ide ini untuk membuat sampul buku Anda.

15. Gunakan penghargaan dan review kedalam desain

Sampul buku ini memiliki fitur sebuah review untuk mendorong Anda, para pembaca tercinta, untuk membaca. Menggunakan bukti sosial untuk memvalidasi kelayakan dari sebuah buku. Fitur ini bagus untuk buku cetak, ketika Anda tidak memiliki sebuah paduan review yang tersedia untuk dibaca.

Ini adalah contoh lain dari penggunaan bukti sosial, kali ini dengan fitur dari New York Times dan USA Today. Siapa tidak tertarik untuk melihat apa yang “elegan” tentang buku ini?

Catatan: Bukti sosial bahkan akan membuat pengkritik yang paling kasar menoleh ke buku Anda.

16. Gunakan fotografi yang di-custom

#Girlboss menampilkan Sophia Amoruso sebagai yang kuat, dapat mengontrol diri, dan edgy, yang mencerminkan nuansa dari buku.

The Autobiography of Elizabeth Shaner menampilkan fotografi yang manis dari Shaner dengan kutipan tulisan tangan asli dari buku hariannya di latar belakang. Pembaca akan berharap untuk membaca sebuah akun yang intim.

Desainer Jessie-Jisun Lee mempersembahkan direktur film David Lynch sebagai yang berterus terang didalam sampul ini. Teks yang diblok terungkapkan seperti teka-teki, yang memberi petunjuk bahwa buku ini akan membeberkan secara detail dari karakter titular.

Catatan: Kadang, Anda harus menggunakan gambar Anda sendiri untuk membuat anggun buku Anda. Jika Anda memiliki pamor di bidang Anda, atau jika Anda menulis autobiografi, meletakkan wajah Anda pada sampul akan memberikan koneksi dengan pembaca Anda.

17. Pemikiran Terakhir

Sebuah sampul buku yang sukses tidak pernah sebuah renungan. Sampul akan membimbing pembaca ke halaman-halaman Anda dan karena perannya sebagai duta, sampul buku Anda pantas mendapatkan perencanaan yang layak. Gunakan tips ini untuk membantu Anda mendesain sampul buku kemenangan yang Anda bisa banggakan. Dan, ketika Anda sudah selesai, kembalilah dan berbagi dengan kami. Kami akan senang untuk melihatnya!