Format resume terbaik untuk dicoba di 2020

The-best-format-for-your-resume_Banner

Ketika membahas tentang pekerjaan impian, ada satu syarat yang biasanya akan diminta oleh perusahaan. Sebuah resume. Dan ini adalah hal yang memisahkanmu dari ratusan, bahkan hingga ribuan, pelamar kerja lainnya.

Sebuah resume diisi dengan pengalaman kerja, kualifikasi, dan pendukung lain, dengan tujuan untuk membantumu mendapatkan pekerjaan atau paling tidak, masuk ke dalam tahap interview. Dengan resume berdesain menarik yang menggambarkan diri, kesempatanmu untuk mencapai tujuan meningkat lebih tinggi.

Dalam artikel di bawah ini, kita melihat lagi beberapa perbedaan banyak format dan bagaimana cara memilih yang paling tepat untuk profesi dan industri.

Kenapa resume penting

Menurut penelitian oleh Ladders, Inc, perangkat lunak pelacak-jejak-mata mengungkap bahwa perekrut menghabiskan waktu rata-rata hanya tujuh detik melihat setiap resume yang masuk. Dengan waktu yang sangat sedikit ini, kamu harus yakin bahwa resume milikmu mampu menangkap perhatian. Apakah itu pekerjaan, magang, atau beasiswa, kamu berkompetisi dengan banyak pelamar lain, dan sebuah resume yang baik membantumu terlihat dengan kesempatan untuk bisa lanjut ke tahap berikutnya.

Apa fungsi resume

Sebuah resume merupakan tangkapan hal penting dalam karier dan pendidikan. Sebuah resume juga:

  • Ringkasan dirimu, menyebutkan skill dan pengalaman relevan
  • Memperkenalkan kelayakan untuk sebuah pekerjaan atau posisi
  • Menunjukkan skill unik
  • Menyajikan cerita untuk perekrut
  • Terus bersama perekrut selama proses.

Jenis format resume

Ada tiga jenis format utama resume: kronologis, fungsional, dan kombinasi keduanya. Kronologis adalah jenis yang paling umum dan apa yang biasanya diharapkan oleh perekrut, tapi, ada beberapa situasi dimana kamu akan mendapatkan keuntungan dengan format yang berbeda.

Format resume kronologis

Format ini berfungsi dengan baik bagi mereka yang memiliki pengalaman kerja panjang. Setiap tempat kerja ditulis dalam urutan terbalik, dimulai dari yang paling baru ke yang paling lama. Diikuti dengan pendidikan, skill, dan informasi tambahan lainnya. Ini akan memudahkan perekrut untuk mengetahui perjalanan profesional, yang ditampilkan dengan format yang gampang dimengerti.

Kapan perlu menggunakan format kronologis

  • Saat kamu ingin menunjukkan kemajuan karier
  • Saat kamu ingin memperlihatkan tempat kerja berbeda
  • Saat kamu ingin sebuah format yang mudah dipahami untuk bercerita

Contoh resume Kronologis

Format resume fungsional

Format ini sangat baik jika kamu ingin menunjukkan skill spesifik, berganti karier, atau ketika kamu memiliki kekosongan dalam pengalaman. Ini akan memungkinkanmu untuk mendesain resume untuk sesuai dengan perekrut atau industri. Dimulai dengan paragraf tentang keahlian dan apa yang bisa kamu tawarkan, diikuti dengan pengalaman kerja spesifik yang relevan dengan posisi pekerjaan. Fokus pada skill membuat perekrut lebih mudah mengetahui bagaimana kamu akan cocok untuk posisi tersebut, walaupun kamu tidak memiliki pengalaman untuk yang mendukung.

Kapan perlu menggunakan format fungsional

  • Saat kamu ingin berganti karier
  • Saat kamu memiliki kekosongan dalam pengalaman kerja
  • Saat kamu ingin memasukkan ceritamu untuk perekrut atau industri

Contoh resume fungsional

Kombinasi

Format ini berguna untuk menunjukkan keseimbangan antara skill dan pengalaman dan sangat ideal untuk mereka yang telah memiliki pengalaman kerja panjang di suatu perusahaan dan tidak memiliki banyak pengalaman kerja berbeda perusahaan. Dimulai dengan menunjukkan skill relevan untuk pekerjaan, lalu membuat sejarah kerja dengan kronologi terbalik. Jika perlu, kamu bisa menjelaskan kekosongan dalam pengalaman kerja.

Kapan perlu menggunakan format kombinasi

  • Saat kamu bekerja di satu perusahaan yang sama dalam waktu lama
  • Saat kamu ingin menyeimbangkan skill dan pengalaman kerja
  • Saat kamu mengubah karier tapi sudah bekerja di perusahaan ternama

Contoh resume kombinasi

Cara mendesain resume

Seperti disebutkan sebelumnya, ketika melamar sebuah pekerjaan, kemungkinannya kamu akan berhadapan dengan ratusan, bahkan ribuan, pelamar lain. Jadi jika kamu ingin lolos ke tahap wawancara, kamu perlu mendesain resume dengan menarik.

Hal yang perlu diperhatikan ketika mendesain resume

  • Mudah dibaca 

Pilih ukuran font resume yang mudah dibaca. Jika ada sedikit informasi yang dimasukkan, sebaiknya membuat resume lebih dari satu halaman daripada harus memadatkannya dengan teks kecil.

  • Batas

Selalu sisakan cukup ruang di sisi halaman, walaupun kamu mengirimkannya melalui PDF. Resume milikmu mungkin akan dicetak oleh perekrut jadi pastikan batas sehingga tidak ada yang terpotong.

  • Font

Gunakan font klasik yang mudah dibaca, hindari penggunaan font yang terlalu dekoratif.

  • Gambar

Sebuah resume bukanlah tempat untuk menjadi kreatif dengan gambar. Tergantung akan posisinya, sebuah foto mungkin akan membantu tapi gambar lainnya mungkin akan mengganggu informasi lain yang lebih penting. Oh, dan jangan gunakan emoji.

  • Judul bagian

Seringkali resume diisi dengan kata-kata sehingga menggunakan judul bagia akan memudahkan navigasi dan tampilan. Akan sangat baik untuk membuat ini mencolok dengan teks tebal, kotak, atau berwarna.

Cara menulis resume

Resume harus ditulis dengan gaya profesional dengan sedikit kepribadian. Kamu ingin bahasanya formal, tapi tidak terlalu berlebihan sehingga terdengar seperti robot. Menemukan keseimbangan ini perlu, menunjukkan kamu bisa menyelesaikan masalah tapi bisa juga berhubungan dengan hal lain.

Hal yang perlu dipertimbangkan ketika menulis resume

  • Bahasa

Gayanya harus profesional, sopan, dan dengan sentuhan kepribadian. Gunakan bahasa yang nyaman digunakan daripada kata-kata besar yang kamu pikir akan mengesankan perekrut. Juga, tetap serius, hindari humor.

  • Panjang

Kurangi jumlah kata hanya untuk yang sangat perlu. Bacalah dengan lantang untuk mendengarkan dirimu sendiri apa kata yang bisa kamu singkirkan. Jaga tetap singkat dan hindari omong kosong.

  • Poin

Seperti sebelumnya, poin akan membuat hal menjadi lebih tepat, membuat lebih mudah bagi perekrut untuk melakukan baca cepat resume. Gunakan kapanpun memungkinkan.

  • Pemilihan kata

Beberapa kata lebih baik daripada lainnya. Apa yang kamu ‘capai’ akan lebih baik daripada menjadi seorang yang ‘rajin’. Juga, hindari penggunaan jargon seperti ‘berpikir di luar kotak’ karena lebih baik membahas ‘inovasi’ dan juga ‘ide’.

  • Ejaan

Kesalahan terbesar yang bisa kamu lakukan adalah tidak membaca ulang resume. Selalu periksa ejaan dengan teliti.

Memilih layout resume

Dengan banyaknya template yang ditawarkan, akan sulit untuk menentukan layout apa yang tepat untukmu tapi sekaligus juga baik untuk industri. Untuk membantu menentukan, inilah sebuah artikel tentang perbedaan format resume berdasarkan industri yang berbeda.

Sebagai tambahan, Pembuat Resume Online Canva bisa membantumu menentukan pilihan.

Layout Tradisional

Resume tradisional terlihat dari kejelasannya sehingga mudah untuk dibaca cepat. Ini sangat ideal ketika melamar posisi di organisasi korporat. Beberapa contoh baik dari template tradisional di antaranya Blue Lines Simple Resume, Gray Minimalist Resume, atau Brown and Black Modern Digital Marketer Resume.

Layout Grafis

Layout grafis menambah sedikit warna atau keunggulan untuk membuatmu lebih menonjol, sangat cocok untuk industri kreatif. Coba template seperti Blue and Red Flat Public Relations Specialist Journalism Resume, Yellow and Gray Creative Resume, atau Neon Green and Blue Creative Resume.

Layout Fotografis

Layout fotografis memberikan gambaran lebih jelas tentangmu, membantu perekrut melihat wajah dari namamu. Agar lebih cepat dikenali, cobalah menggunakan template seperti Colorful Modern Geometric Construction Resume, Brown Simple Photo Acting Resume, atau Colorful Geometric Engineering Resume.

Apa yang harus ada di dalam resume

  • Informasi kontak dan detail personal

Paling tidak, harus berisikan nama, nomor telepon, dan alamat email-mu. Masukkan alamat website jika kamu memilikinya tapi alamat sebenarnya tidak diperlukan. Kamu mungkin ingin menambahkan informasi visa kerja, tapi detail personal seperti usia atau status perkawinan tidak perlu.

  • Sasaran, ringkasan, atau paragraf perkenalan

Seharusnya tidak lebih dari satu paragraf untuk memperkenalkan dan menunjukkan posisi apa yang kamu inginkan. Kamu bisa merinci apakah kamu menginginkan posisi penuh atau paruh waktu, atau sebutkan sasaran, ambisi, atau bahkan lingkungan kerja yang kamu inginkan. Sifat personal, seperti memiliki sikap yang baik, juga bisa untuk disebutkan.

  • Pengalaman

Untuk format kronologis, mulai dengan posisi yang terbaru dan akhiri dengan yang terlama. Jaga tetap singkat dengan nama perusahaan, diikuti dengan kota atau negara, dan periode bekerja di sana. Daripada menuliskan apa yang kamu lakukan di pekerjaan tersebut, sebaiknya membicarakan apa yang berhasil kamu capai dengan melampirkan bukti kualitatif jika memungkinkan.

  • Skill relevan, pendidikan, dan sertifikasi

Kuncinya adalah relevansi, jadi masukkan skill, pendidikan, dan sertifikasi yang relevan dengan posisi pekerjaan. Banyak orang memasukkan nama SMA mereka, tapi ini biasanya tidak diperlukan.

  • Skill relevan, penampilan, atau penghargaan

Jika kamu memiliki skill yang relevan, sisihkan waktu untuk menuliskannya. Kamu tidak pernah tahu skill apa yang perekrut cari, dan kamu tidak ingin kehilangan kesempatan. Jika kamu menjadi bagian dari panel atau pernah menulis artikel untuk tentang industri tempatmu bekerja, pastikan kamu menuliskannya.

  • Skill tambahan (hobi, bahasa, pengalaman sukarelawan, publikasi)

Perusahaan senang melihat kandidat yang memiliki ketertarikan di luar pekerjaan, tapi, ini adalah CV profesional jadi jaga bagian ini sesingkat mungkin. Gunakan poin-poin.

  • Referensi

Sangat umum untuk memasukkan satu atau dua nama dari mantan atasan atau orang ternama sehingga perekrut bisa mengontak mereka untuk memverifikasi resume-mu. Sebelum kamu memasukkan referensi, pastikan kamu memberitahu mereka bahwa kamu akan melakukan hal tersebut. Jika kamu tidak yakin siapa yang pantas untuk memberikanmu referensi, tuliskan saja ‘Referensi diberikan jika diminta.’

Menambahkan cover letter

Kebanyakan lamaran kerja menyediakan pilihan surat sampul (cover letter). Tidak selalu harus tapi kamu memerlukannya untuk menambahkan catatan kenapa kamu tepat untuk posisi tersebut, Tidak lebih panjang dari satu atau dua paragraf. Ini memberikan kesempatan untuk menambahkan hal lain yang kamu pikir relevan tapi tidak ada di dalam resume, seperti proyek yang kamu kerjakan di pekerjaan sebelumnya.

Menulis cover letter:

  • Bicarakan tentang kenapa kamu sangat cocok untuk pekerjaan dan nilai apa yang akan kamu tambahkan
  • Jaga tetap singkat dan relevan
  • Hindari mengulang apa yang sudah ada di dalam resume

Membaca ulang resume

Kami mengatakan ini sebelumnya dan kami akan mengatakannya lagi: baca ulang resume-mu. Kesalahan ketik di sebuah resume adalah kesalahan besar, tapi sayangnya, kita semua membuat kesalahan.

Tips membaca ulang resume

  • Baca kalimat demi kalimat. Perhatikan bagaimana kamu memformat tanggal sehingga semuanya terlihat sama.
  • Baca dengan lantang. Sangat luar biasa apa yang bisa kamu temukan ketika kamu mendengarnya dengan lantang.
  • Gunakan alat cek ejaan eksternal. Ada banyak situs online yang bisa kamu gunakan, atau bahkan lebih baik lagi, memberikan bantuan jasa profesional.
  • Minta orang lain untuk membacanya. Kamu akan terkejut akan apa yang kamu temukan ketika mata kedua atau mata ketiga membaca resume-mu.
  • Cetak. Melihat hal yang dicetak berbeda dengan membaca di layar, membantumu menemukan kesalahan yang terlewat.

Sebelum mengirim dan mengunggah resume

  • Ekspor resume sebagai PDF. Cek file apakah terlihat baik, dan namai file dengan nama-mu sendiri dan tahun.
  • Kirimkan ke dirimu sendiri lewat email. Rasakan pengalaman menerima resume layaknya seorang perekrut. Ini memberikan kamu gambaran akan masalah sebelumnya, memastikan kamu telah mengirim file yang benar, tidak rusak, dan suatu waktu, kamu bisa mengirimkannya langsung, daripada harus menunggu hingga kamu kembali di depan komputer.
  • Pastikan versi yang terbaru. Hapus versi lama sehingga tidak menimbulkan kebingungan. Dan ingatlah untuk selalu memperbaruinya karena kamu tidak tahu kapan sebuah kesempatan akan datang.

Senjata rahasia Anda untuk desain yang menakjubkan