Diagram Aliran Data di Canva

Diagram aliran data

Gambarkan aliran data dalam sistem atau proses informasi secara gratis menggunakan Canva. Ciptakan, kolaborasi, dan bagikan contoh diagram aliran data Anda pada khalayak luas untuk keperluan analisis hingga memperbaiki alur sistem. Coba sekarang!
SkyScanner
Playa Bowls
Painting with a Twist
Realty Austin
Engie
City of Los Angeles

Fitur pembuat diagram aliran data

Plot dan analisis pergerakan data Anda menggunakan pembuat diagram aliran data Canva. Dengan alat seret dan lepas kami yang intuitif, fitur kolaboratif, dan kemudahan berbagi, Anda dapat membuat diagram aliran data yang komprehensif hanya dengan beberapa klik. Mulailah dengan memilih contoh diagram aliran data, lalu sesuaikan dengan elemen desain dari pustaka kami yang lengkap.

Lebih dari 20 jenis grafik profesional untuk dipilih

Template yang dirancang secara profesional untuk mempercepat alur kerja

Visualisasi data menjadi mudah tanpa perlu mengakses perangkat lunak nan rumit

Pubikasikan, bagikan, atau unduh dalam resolusi tinggi

Sematkan dalam presentasi, membuat laporan, dan dokumen lainnya dengan mudah

Alat seret dan lepas yang mudah digunakan oleh siapa saja, termasuk pemula


Cara membuat diagram aliran data praktis di Canva

Cara membuat diagram aliran data di Canva
Mulai membuat diagram aliran data(opens in a new tab or window)

Buka Canva - Login atau daftar terlebih dahulu, lalu ketik "Diagram Aliran Data" pada kolom pencarian untuk memulai proyek desain.

Pilih contoh diagram aliran data — Tersedia berbagai contoh diagram aliran data dari koleksi kami yang paling cocok dengan sistem informasi atau proses aliran data yang ingin Anda petakan. Saring pencarian menggunakan warna dan tema untuk menemukan tata letak dengan cepat. Jika ingin hasil yang lebih orisinal, Anda dapat memulai proyek desain dari laman kosong.

Tambahkan data — Edit diagram aliran data Anda dengan mengisi blok berdasarkan proses informasi atau elemen sistem Anda. Hubungkan setiap blok dengan panah dan garis untuk menetapkan aliran atau proses data. Kemudian, tempatkan lebih banyak blok input dan output data pada sistem tersebut.

Edit diagram aliran data — Sesuaikan blok dan penghubung dengan menambahkan label. Atur bentuk, palet warna, dan gaya font agar sesuai dengan merek atau tema Anda. Pertimbangkan isyarat visual dalam diagram aliran data menggunakan ikon, ilustrasi, dan vektor dari perpustakaan media kami.

Simpan dan bagikan — Selesaikan desain diagram aliran data Anda dan simpan dalam file JPG, PNG, atau PDF beresolusi tinggi. Jelajahi beberapa opsi berbagi dari editor sehingga Anda dapat mengirim email, menyematkan di situs web, memposting diagram secara online, atau mencetaknya.
Mulai membuat diagram aliran data(opens in a new tab or window)

Apa yang dimaksud dengan diagram aliran data?

Diagram aliran data adalah peta visual tentang bagaimana data mengalir dalam sistem atau proses informasi. Pada umumnya, diagram aliran data digunakan dalam membuat sistem informasi baru dan memahami yang sudah ada, sehingga diagram aliran data tidak hanya terbatas pada pengembangan perangkat lunak. Fungsi diagram aliran data diketahui mampu menciptakan proses data yang lebih efisien efisien dan menghasilkan layanan yang lebih baik dengan biaya lebih sedikit.

The history of data flow diagram

Sejarah diagram aliran data

Seorang pakar perangkat lunak, Ed Yourdon dan Larry Constantine, merasa butuh merampingkan pengembangan sistem perangkat lunak untuk menawarkan solusi terbaik dan dengan biaya seminimal mungkin. Dalam bukunya tahun 1975, "Structured Design", mereka memperkenalkan konsep desain terstruktur, proses yang terorganisir dan diformalkan untuk memutuskan komponen mana dari suatu sistem dan keterkaitannya yang paling baik untuk memecahkan masalah pengguna. Diagram aliran data dipengaruhi oleh model komputasi sebelumnya dari David Martin dan Gerald Estrin untuk fokus pada pergerakan data daripada prosedur. Guna membuat notasi seragam untuk diagram, Yourdon dan pakar perangkat lunak lainnya seperti Tom DeMarco, Chris Gane, dan Trish Sarson, membantu membuat simbol dan bentuk diagram aliran data standar. Dari situ, lahirlah diagram aliran data yang kita kenal sekarang.

Komponen diagram aliran data

Komponen diagram aliran data

Proses

Proses yang mengubah data dari input menjadi output.
Komponen diagram aliran data - Data store

Penyimpanan data

Repositori dalam sistem tempat data disimpan.
Komponen diagram aliran data - Data flow

Aliran data

Jalur yang diambil data saat berpindah melalui proses, penyimpanan, dan entitas.
Komponen diagram aliran data - External entities

Entitas eksternal

Objek di luar sistem yang mengirimkan atau menerima informasi, bertindak sebagai sumber dan tujuan data.

Gambarkan pergerakan data yang tepat

Fitur diagram aliran data

Tidak perlu banyak gerakan untuk melihat bagaimana sebuah data bergerak. Dengan alat diagram aliran data Canva, Anda dapat memplot sistem informasi baru untuk peluncuran layanan mendatang atau menganalisis model pemrosesan bisnis yang ada dengan mudah. Tidak perlu mempelajari perangkat lunak diagram aliran data yang sulit! Cukup pilih contoh diagram aliran data atau mulai dari laman kosong, lalu biarkan editor intuitif serta alat desain kami menciptakan keajaiban. Buat sistem yang kuat dan efisien untuk berbagai kebutuhan, mulai dari online shop(opens in a new tab or window), survei(opens in a new tab or window), hingga situs web berisi produk merchandise(opens in a new tab or window).

Arahkan sistem secara visual dengan elemen desain

Fitur diagram aliran data 2

Sudahi kebingungan Anda, mulailah dengan salah satu contoh diagram aliran data siap pakai kami. Tambahkan blok, konektor, teks, dan lainnya dari perpustakaan media kami yang luas. Minimalkan jika Anda masih melakukan brainstorming perangkat lunak Anda dengan diagram aliran data sederhana, atau karyakan totalitas pada bentuk, garis, serta kalimat dari pembuat teks(opens in a new tab or window) jika Anda butuh inspirasi.

Kolaborasi dan bagikan pekerjaan Anda dengan mudah

Fitur diagram aliran data 3

Undang seisi tim ke laman desain online diagram aliran data Anda, lalu garap dalam waktu yang bersamaan. Tetapkan tugas ke rekan satu tim melalui komentar, atau gunakan stiker(opens in a new tab or window) emoji untuk memberikan respons terhadap pekerjaan mereka. Setelah selesai, unduh diagram aliran data dalam format JPG, PNG, atau PDF,(opens in a new tab or window) lalu lampirkan ke laporan untuk klien dan pemangku kepentingan sebagai bahan presentasi(opens in a new tab or window). Mudah banget!

Tidak ada batasan data

Fitur diagram aliran data 4

Tambahkan titik data sebanyak yang kita butuhkan. Anda dapat memetakan dengan kanvas secara tanpa batas untuk mengilustrasikan seluk beluk pergerakan data dan menganalisis setiap input serta output dengan lebih baik. Pilih "Perluas ke papan tulis" dan dapatkan hasil maksimal dari diagram aliran data Anda dengan papan tulis online(opens in a new tab or window) Canva. Dapatkan wawasan yang lebih baik tentang proses transaksi pelanggan atau sistem pembayaran toko Anda dengan diagram aliran data yang komprehensif tetapi menarik secara visual.

Contoh diagram aliran data

Bergerak bersama data Anda dengan memiliki gambaran lengkap soal bagaimana data mengalir dalam proses atau sistem Anda. Pilih tata letak siap pakai dari contoh diagram aliran data gratis Canva. Kemudian, sesuaikan dengan bentuk, panah, warna, dan font untuk menunjukkan pergerakan data dengan mudah menggunakan contoh diagram aliran data kami.
Tanda kutip
"Kemampuan untuk mengembangkan grafik atau grafik dengan cepat menggunakan bahan stok atau mengimpor sendiri mengurangi stres sekaligus meningkatkan produktivitas."

Alex H


Pertanyaan Umum

Aliran data adalah perpindahan data dari satu bagian sistem informasi ke bagian lainnya. Misalnya, bagaimana detail pesanan pelanggan berpindah melalui sistem transaksi sebuah toko. Anda dapat dengan mudah memetakannya di pembuat diagram aliran data Canva.

Ada dua jenis diagram aliran data: logis dan fisik. Diagram aliran data logis menguraikan perjalanan data dari sumbernya dan proses yang terlibat ke tujuannya. Sementara itu, diagram aliran data fisik memetakan bagaimana perjalanan data tersebut akan diimplementasikan secara fisik, baik melalui algoritma perangkat lunak, peralatan, file fisik atau digital, peserta, dan sebagainya.

Anda dapat memetakan diagram aliran data di tingkat berbeda, tergantung seberapa awal Anda berada di tahap desain sistem, seberapa detailnya, atau audiens Anda. Diagram konteks atau Level 0 adalah level paling atas atau peta dasar dan gambaran umum sistem Anda yang sempurna untuk audiens umum tanpa konteks teknis. Ini menunjukkan keseluruhan sistem sebagai terdiri dari satu proses utama, tingkat tinggi dengan hubungan langsung ke entitas eksternal sambil mewakili arus input dan output data yang disederhanakan melalui panah. Level 1 menguraikan diagram konteks dengan memecah proses tingkat tinggi menjadi sub-proses. Level 2 mendalami DFD Level 1 dengan menambahkan detail spesifik seperti semua blok dan konektor yang Anda perlukan untuk menyempurnakan diagram. Level 3 dan lebih rendah merinci lebih banyak DFD Level 2 Anda. Namun, level ini biasanya tidak umum dan dapat mengartikan proses terlalu rumit yang membuat komunikasi atau analisis menjadi sulit.

Anda harus memikirkan proses yang ingin Anda petakan atau analisis. Mulailah dengan Level 0 atau diagram konteks menggunakan pembuat diagram aliran data kami untuk menetapkan proses, aliran data, sumber, dan tujuan tingkat tinggi utama Anda. Kemudian, Anda dapat membangun ke level yang berbeda dari sana, mencatat bahwa proses harus mengarah ke yang lain, memiliki setidaknya satu input dan satu output. Memiliki setidaknya satu aliran data masuk dan keluar untuk penyimpanan data. Setiap data yang disimpan harus melalui proses dan tidak dapat dipindahkan tanpa melakukannya.

Diagram aliran data berguna untuk memetakan atau menganalisis segala jenis sistem informasi untuk memangkas biaya dan meningkatkan efisiensi. Ini populer di kalangan pengembang perangkat lunak untuk pembuatan aplikasi atau perangkat lunak. Analis bisnis juga menggunakan DFD untuk mempelajari sistem bisnis mereka yang ada dan menemukan area masalah di mana data tidak mengalir seefisien untuk layanan pelanggan yang lebih baik. Itu juga dapat digunakan oleh perusahaan, kantor, dan bahkan sekolah untuk menguraikan metode manajemen proyek yang efektif.

Ada dua bentuk simbol berbeda yang digunakan pada diagram aliran data tergantung pada notasinya. Dalam notasi Coad & Yourdon, proses berbentuk lingkaran sedangkan Gane & Sarson berbentuk persegi panjang bulat dengan garis horizontal di tengahnya. Penyimpanan data muncul sebagai persegi panjang dengan tepi kanan terhapus di keduanya dengan sedikit perubahan dengan yang terakhir menggunakan garis vertikal di sisi kiri bentuk. Kedua notasi tersebut sama dalam merepresentasikan aliran data dengan garis panah dan entitas eksternal dengan persegi panjang.

Desain Grafik dan Diagram Lainnya

Gratis diagram aliran data di Canva

Gambarkan pergerakan data dengan diagram aliran data