Kebijakan Kekayaan Intelektual

Canva sedang menunaikan misi yaitu Mengajak dunia untuk mendesain. Kami menghargai komunitas desainer dan kreator konten global yang berkontribusi di platform kami, dan kami menganggap serius hak kekayaan intelektual.

Saat menggunakan Canva, Anda setuju bahwa konten apa pun yang Anda unggah atau masukkan ke dalam desain (seperti foto, video, teks, dan audio) tidak melanggar hak pihak ketiga dalam bentuk apa pun. Cara paling aman untuk memastikan Anda mematuhi perjanjian ini adalah dengan hanya mengunggah konten hasil buatan pribadi atau konten yang izin penggunaannya Anda miliki.

Kebijakan ini menetapkan posisi Canva terhadap pelanggaran kekayaan intelektual dan menjelaskan cara mengajukan keluhan jika Anda yakin ada konten di Canva yang melanggar hak Anda. Kami juga menyertakan beberapa informasi umum tentang kekayaan intelektual, tetapi harap diingat, ini bukan nasihat hukum.

Istilah dalam huruf besar yang digunakan dalam kebijakan ini memiliki arti sebagaimana ditentukan dalam Persyaratan Penggunaan(opens in a new tab or window) kami.

Apa itu Kekayaan Intelektual?

Kekayaan intelektual mengacu pada kreasi pikiran dan mencakup berbagai hal seperti penemuan, karya sastra, seni, desain, dan simbol. Kekayaan intelektual dilindungi oleh hak hukum seperti hak cipta dan merek dagang, sehingga orang-orang memiliki hak eksklusif atas ciptaan mereka dan hanya mengizinkan orang lain untuk menggunakan ciptaan mereka dengan izin mereka.

Hak cipta melindungi ekspresi ide orisinal dalam bentuk materi. Hak cipta melindungi karya artistik (seperti grafis atau foto), karya sastra (seperti puisi, lirik, dan cerita), film, karya musik, dan rekaman suara.

Merek dagang melindungi penggunaan merek tertentu, mulai dari kata-kata dan logo, hingga warna dan suara, yang membedakan suatu sumber barang atau jasa.

Siapa pemilik KI desain yang dibuat di Canva?

Hal ini bergantung pada komposisinya. Secara umum, jika Anda merupakan kreator sebuah desain orisinal, Anda juga merupakan pemilik hak ciptanya. Namun, jika Anda menggunakan konten pihak ketiga (misalnya, Konten Berlisensi dari pustaka Canva) dalam desain Anda, kepemilikan Anda tunduk pada hak pihak ketiga tersebut (misalnya, Anda tidak dapat mengklaim kepemilikan hak cipta atas foto dari pustaka Canva yang Anda gunakan dalam desain - Anda hanya memiliki lisensi untuk menggunakan foto tersebut).

Canva memberi Anda lisensi non-eksklusif untuk menggunakan berbagai elemen dalam desain Anda, termasuk foto, grafis, video, font, dan musik. Untuk informasi lebih lanjut, baca Perjanjian Lisensi Konten(opens in a new tab or window) kami.

Mengirimkan pemberitahuan pelanggaran ke Canva

Canva akan menanggapi pemberitahuan dugaan pelanggaran hak cipta yang mematuhi Digital Millennium Copyright Act of 1998 (“DMCA”) dan pemberitahuan pelanggaran merek dagang yang mematuhi kebijakan ini.

Apabila Anda—dalam kapasitas sebagai Kreator Canva—meragukan keaslian sebuah template, harap jangan ikuti proses ini. Sebagai gantinya, bagikan detail template dengan mengirimkan permintaan melalui Formulir dukungan kreator.(opens in a new tab or window)

Pelanggaran hak cipta

Jika Anda meyakini karya hak cipta Anda telah dilanggar dengan cara yang dapat diakses melalui Layanan, harap beri tahu Canva melalui formulir di bawah ini. Anda juga perlu menyediakan informasi berikut ini kepada kami:

  1. Tanda tangan elektronik atau fisik dari pemilik hak cipta atau orang yang diberi wewenang untuk bertindak atas nama pemilik hak cipta;
  2. Identifikasi karya hak cipta yang Anda klaim telah dilanggar (jika ada, Anda dapat memberikan nomor pendaftaran dan yurisdiksi);
  3. Identifikasi materi yang diklaim melanggar dan lokasinya di Layanan (misalnya, URL);
  4. Alamat, nomor telepon, dan alamat email Anda;
  5. Pernyataan bahwa Anda memiliki keyakinan atas dasar niat baik bahwa penggunaan materi dengan cara yang dikeluhkan tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta, agennya, atau hukum; dan
  6. Pernyataan, yang dibuat berdasarkan ancaman hukuman atas sumpah palsu, bahwa informasi di atas adalah akurat, dan bahwa Anda adalah pemilik hak cipta atau berwenang untuk bertindak atas nama pemilik hak.

Pelanggaran merek dagang

Jika Anda meyakini merek dagang terdaftar Anda telah dilanggar dengan cara yang dapat diakses melalui Layanan, harap beri tahu Canva melalui formulir di bawah ini. Anda juga perlu menyediakan informasi berikut ini kepada kami:

  1. Tanda tangan elektronik atau fisik dari pemilik merek dagang terdaftar atau orang yang diberi wewenang untuk bertindak atas nama pemilik merek dagang;
  2. Identifikasi merek dagang yang Anda klaim telah dilanggar, termasuk nomor resmi, yurisdiksi, barang dan/atau layanan, dan status;
  3. Identifikasi materi yang diklaim melanggar dan lokasinya di Layanan (misalnya, URL);
  4. Penjelasan mengapa Anda yakin bahwa penggunaan materi yang dilaporkan melanggar hak merek dagang Anda, termasuk barang dan/atau layanan tertentu yang Anda yakini sedang digunakan;
  5. Alamat, nomor telepon, dan alamat email Anda;
  6. Pernyataan bahwa Anda memiliki keyakinan atas dasar niat baik bahwa penggunaan materi dengan cara yang dikeluhkan tidak diizinkan oleh pemilik merek dagang, agennya, atau hukum; dan
  7. Pernyataan, yang dibuat berdasarkan ancaman hukuman atas sumpah palsu, bahwa informasi di atas adalah akurat, dan bahwa Anda adalah pemilik merek dagang atau berwenang untuk bertindak atas nama pemilik merek dagang.

Canva tidak menerima pemberitahuan pelanggaran sehubungan dengan hak merek dagang yang tidak terdaftar.

BERDASARKAN HUKUM FEDERAL AMERIKA SERIKAT, JIKA ANDA DENGAN SENGAJA SALAH MENYATAKAN BAHWA MATERI ONLINE MELANGGAR, ANDA DAPAT DIKENAKAN TUNTUTAN PIDANA SUMPAH PALSU DAN HUKUMAN SIPIL, TERMASUK KERUGIAN MONETER, BIAYA PENGADILAN, DAN BIAYA PENGACARA.

Harap diperhatikan bahwa prosedur ini khusus untuk memberi tahu Canva bahwa materi hak cipta atau merek dagang Anda telah dilanggar. Persyaratan sebelumnya dimaksudkan untuk mematuhi hak dan kewajiban Canva berdasarkan hukum, tetapi bukan merupakan nasihat hukum. Anda disarankan untuk mencari nasihat hukum mengenai hak dan kewajiban Anda berdasarkan DMCA dan undang-undang lain yang berlaku.

KIRIM PEMBERITAHUAN PELANGGARAN DI SINI(opens in a new tab or window)

Apa yang terjadi setelah pemberitahuan pelanggaran disampaikan?

Canva memiliki kewajiban untuk menindaklanjuti pemberitahuan pelanggaran hak cipta yang diajukan sesuai dengan DMCA. Jika Canva menerima pemberitahuan pelanggaran hak cipta yang sah, materi yang dikutip akan dihapus dari Layanan dan kami akan memberi tahu pengguna Canva yang memublikasikan materi tersebut.

Jika Canva menerima pemberitahuan pelanggaran merek dagang yang sah, Canva akan melakukan penyelidikan dan, berdasarkan kebijaksanaan Canva, dapat mengambil tindakan termasuk menghapus materi yang dikutip dari Layanan dan memberi tahu pengguna Canva yang memublikasikan materi tersebut.

Mengirimkan permintaan pemulihan

Jika Anda meyakini bahwa konten Anda dihapus karena kesalahan, Anda dapat mengirimkan permintaan pemulihan.

Permintaan pemulihan harus menyertakan informasi berikut secara tertulis:

  1. Tanda tangan elektronik atau fisik dari orang yang diberi wewenang untuk bertindak atas nama pemilik konten yang relevan;
  2. Deskripsi konten yang telah kami hapus, termasuk lokasi konten tersebut di Layanan (misalnya, URL);
  3. Alamat, nomor telepon, dan alamat email Anda;
  4. Pernyataan dari Anda yang menyatakan bahwa Anda menyetujui yurisdiksi pengadilan distrik federal Amerika Serikat mana pun di California dan bahwa Anda akan menerima layanan proses dari orang yang memberikan pemberitahuan yang dijelaskan di atas atau agen dari orang tersebut;
  5. Pernyataan dari Anda yang menyatakan bahwa, berdasarkan ancaman hukuman atas sumpah palsu, Anda mempunyai keyakinan atas dasar niat baik bahwa materi tersebut dihapus atau dinonaktifkan karena kesalahan atau kesalahan identifikasi atas materi yang akan dihapus atau dinonaktifkan.

Informasi di atas harus disampaikan kepada Agen DMCA, yang informasinya tersedia di bawah.

INGAT: Pernyataan palsu dalam permintaan pemulihan dapat mengakibatkan hukuman pidana atau perdata.

Jika Anda tidak yakin alasan karya Anda dimasukkan dalam pemberitahuan pelanggaran, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan kantor hukum independen. Canva tidak dapat memberikan nasihat hukum kepada pengguna.

Jika permintaan pemulihan Anda sudah lengkap dan sah, kami akan meneruskannya langsung ke pelapor dengan informasi kontak Anda. Setelah laporan telah dikirimkan, pelapor dapat mengambil tindakan hukum terhadap Anda di Amerika Serikat. Jika pelapor belum mengambil tindakan hukum terhadap Anda setelah 10-14 hari, Anda dapat menghubungi kami untuk meminta kami memulihkan konten Anda. Jika konten Anda mematuhi Persyaratan Penggunaan kami, kami dapat memulihkan konten Anda pada saat itu.

Informasi kontak untuk agen DMCA yang ditunjuk Canva tersedia di sini(opens in a new tab or window).

Pelanggaran berulang

Sesuai dengan DMCA dan undang-undang lain yang berlaku, Canva telah menerapkan kebijakan untuk menghapus, jika diperlukan, pengguna yang kami anggap berulang kali melakukan pelanggaran.

Canva juga dapat, atas kebijakannya sendiri, membatasi akses ke Layanan dan/atau menghapus akun pengguna mana pun yang melanggar hak kekayaan intelektual orang lain, baik terjadi pelanggaran berulang atau tidak.

Pelanggaran di luar Canva

Sayangnya, Canva tidak dapat membantu komunitas jika terjadi pelanggaran apa pun terhadap karya mereka yang terjadi di luar Canva (misalnya, di lokapasar online). Sebaiknya ikuti prosedur pelaporan di situs web yang relevan atau hubungi penasihat hukum independen.

Kebijakan lain